Sambil nunggu waktu berangkat ke kantor, gw nonton berita di SCTV...sang pembawa berita berkata "..setelah beberapa waktu lalu mr.X, sekarang giliran Mr. Y mengunjungi mbah Marijan untuk meminta do'a restu dalam PEMILU Presiden yang akan datang.."...
Ga lama kemudian, munculnya gambar si Mr.Y dengan kawalan penjaga menemui mbah Marijan..
Gw jadi berpikir...apa seh yang bisa dilakukan mbah Marijan..? sampai-sampai ada yang jauh-jauh mengunjunginya hanya untuk minta do'a restu agar segala urusannya dimudahkan or bisa terwujud...ini salah satu bentuk kemusrikan bukan..?
Yang lebih menggelikan (atau tepatnya memuakkan)....hal ini dilakukan oleh (calon) pemimpin yang notabene punya level intelektual dan tingkat pendidikan yang (relatif) tinggi...
Apa yang terjadi kalau mereka benar-benar menjadi pemimpin kita..? proses awal jadi pemimpinnya aza salah...gimana kelanjutannya..?
it's a little story about me....most of them i never told to everyone before....
so...it's like an untold story...hope you like it...
